Vihara Avalokitesvara dan Pagoda Kwan Im Watugong

Pagoda Kwan Im, bangunan yang terdapat di kompleks Vihara Buddha Gaya Watugong ini mempunyai nilai artistik tinggi 39 meter. Dibangunan tahun 2005 dan terletak persis di depan Makodam IV/Diponegoro Semarang. Bangunan yang mempunyai tujuh tingkat ini terdapat patung Dewi Welas Asih dari tingkatan kedua hingga keenamnya. Namun sedikitnya 20 patung Kwan Im dipasang di Pagoda tersebut. Pemasangan Dewi Welas Asih ini disesuaikan dengan arah mata angin. Hal ini dimaksudkan, agar Dewi yang selalu menebarkan cinta kasih tersebut bisa menjaga Kota Semarang dari segala arah.

Bangunan yang merupakan pelengkap ruang Metta Karuna di Vihara Avalokitesvara Srikukusrejo Gunung Kalong dan memiliki seni arsitektur yang sangat tinggi ini adalah salah satu kebanggaan warga Kota Semarang pada khususnya, dan Jateng pada umumnya. Karena, saat ini pengunjung Vihara Buddha Gaya tidak hanya umat Budha saja, tapi juga umat agama lain dan sangat cocok untuk dijadikan salah satu tujuan wisata religius. Meski pagoda ini yang tertinggi di Indonesia, namun pagoda lain juga terdapat di Madiun, Singkawang dan Lembang. Jadi, Pagoda ini bukan satu-satunya di Indonesia

Selain Pagoda Kwan Im Watugong terdapat juga Vihara Avalokitesvara Sri Kukusrejo Gunung Kalong tempat ini tak jauh dari lokasi Pagoda Kwan Im, hanya terus ikuti arah Jogja-Solo 2 KM setelah Polres Semarang, Ungaran tepat di sebelah kanan jalan terdapat ada papan nama bertuliskan Vihara Avalokitesvara Sri Kukusrejo Gunung Kalong.

Vihara Avalokitesvara Sri Kukusrejo Gunung Kalong ini berawal dari sebuah tempat pertapaan yang konon pernah disinggahi oleh Kiai Ageng Pandanaran untuk bermalam yang pada waktu itu salah satu bekal perjalanan Kiai Ageng Pandanaran kelong yang berarti kurang (berkurang) karena dicuri yang akhirnya tempat tersebut dinamakan Gunung Kalong.

Dari sebuah ilham yang didapatkan dari pertapaan seorang spiritual dari Ambarawa, Joyo Suprapto, dimana waktu itu beliau saat bertapa ditempat tersebut mendapatkan sebuah ilham untuk membangun sebuah vihara di tempat pertapaannya tersebut hingga akhirnya tempat ini atau sekarang bernama Vihara Avalokitesvara Sri Kukusrejo Gunung Kalong mulai dibangun sekitar tahun 1963 dan pada 12 Juli 1965 tempat tersebut mulai dibangun vihara dan diresmikan oleh Pemerintah dan hingga saat ini dikelola oleh Yayasan Sri Kudusrejo.

Tepat pada tanggal tertentu terutama saat ulang tahun Vihara pada tanggal 12 Juni, tempat ini selalu ada kegiatan atau agenda doa-doa yang dihadiri oleh banyak kalangan dari dalam hingga luar negeri terutama bagi yang beragama Budda. Misalnya ketika acara berdoa bersama memperingati Makco Kwan Im Poo Sat naik ke atas nirwana ketika sudah meninggalkan sifat duniawi dan menemui Sang Budha hingga turun lagi ke Bumi dengan membawa berkah bagi umat manusia. Selain Makco Kwan In juga saat memperingati Kathina, dimana semua umat yang mengikuti ritual doa kepalanya diperciki air. Sembari umat memancatkan doa-doa, seorang Bante berjalan menghampiri umat satu persatu untuk memercikkan air di kepalanya. Percikan air di kepala itu dipercayai untuk keselamatan para umat.

Dibalik semua agenda religius, Vihara Avalokitesvara ini juga berhasil memecahkan beberapa rekor Muri dengan pembuatan replika ikan koki terbesar berukuran panjang 36 meter, tinggi 20 meter, dan lebar 16 meter. Rekor tersebut merupakan kali kedelapan setelah sebelumnya memecahkan rekor Muri untuk pembuatan lampion terbanyak (2002), replika naga terbesar (2003), teratai suci memecahkan tiga rekor (2004), dan replika ayam emas (2005).

Nah menarik bukan?
Vihara Avalokitesvara Sri Kukusrejo Gunung Kalong ini sendiri selain tempat ibadah juga merupakan tempat mendapatkan konsultasi untuk segala persoalan dari mulai perjodohan, bisnis, keluarga dan lainnya yang tidak terbatas soal keagamaan saja, bahkan ada beberapa peziarah justru berasal dari kalangan. Jadi jika anda mengalami kesulitan jodoh, bisnis atau masalah lain, Suhu The Tjoe Thwan akan selalu bersedia membantu.

Gambar-gambar lengkap bisa kunjungi galeri di sini

Object : The Kwan Im Pagoda and Vihara Avalokitesvara
Where at:
Just on the outskirts of Semarang, follow the uphill road to Jogja-Solo. On the left side you will see a tall, red pagoda. That one is the Kwan Im Pagoda. Keep going for the next 2 KM, and you will see a sign on your right side, that will take you to Vihara Avalokitesvara.

Highlights:
The Kwan Im Pagoda is a 39 meters, 7-stories pagoda. There are 20 statues of Kwan Im (the goddess of mercy and love); placed facing all the directions. This is so that the goddess will spread love and keep away hatred from the people of Semarang.

The Vihara Avalokitesvara, is built upon a place that is believed to have been visited by the late Kyai Pandanaran (founder of Semarang). Many years later, Joyo Suprapto, came to meditate on the same spot, and had a premonition to build a Vihara (worship place for Buddhist). And so he did, and it still is standing as one of the most visited place for Buddhist religious events. The Vihara has set numerous national records for making replicas of giant dragon and golden roosters.

Artikel yang Direkomendasikan

9 Komentar

  1. pertamaxx….
    wah inget pengalaman pertama kesana tu aku coba ngramal tp sebelum ngramal tu syaratnya tu hrs bakar dupa trs nyembah/minta ke patung dewi kuan im kl aku mo minta diramal trs tar dikasih ma juru kunci dua benda serupa boomerang tp kecil terbuat dari kayu. lalu dua benda tu dijatuhin kalo dalah satu dr benda itu nutup maka berarti diijinkan utk diramal tp kl keduanya mbuka ato nutup maka b’arti si dewi nga ngijinin. nah pas aku coba ternyata ga diijini krn kedua benda itu mbuka semua.
    tapi tmnku yg non-muslim tu berhasil.(maaf bukan maksud diskriminasi lho…)ya ga tau juga sih mana yg bener dr semaunya..pokoke disana tu yg paling menarik tu refielnya.

  2. penasaran.. pgen k smrg.

  3. solaaaarrr……. apik tenan pmandangane joss gandoss top markotop

  4. kepada teman-teman yg terhormat, saya membuat animasi religius screensaver untuk agama kristen dan buddha seperti tuhan yesus, shakyamuni, white tara, quanyin, ksitigarbha, dalai lama, dll. saya berharap teman-teman dapat mengunjungi websitenya di : http://FIRSTscreensaver.com.

    Tidak ada larangan bagi teman-teman yang berminat untuk menyebarkan screensaver ini di website masing-masing atau lewat e-mail. terima kasih atas waktu yang diberikan.

    semoga cahaya cinta kasih universal senantiasa selalu berada dalam hati sanubari kita.

    trims.

  5. pernah liat,cuma lewat.looks majestic.anggun biz lah.tp publikasinya kurang kali yah…buat event2 yg menarik pengunjung kek??

  6. semarang is the best

  7. bravo semarang….

  8. pak mau nanya nih..alamat vihara avalokitesvara yang dilembang dikolasi mana ya..?

    Trims.

  9. blm pernah kesana, alamatnya dimana yaa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *