Gambang Syafa’at Bersama Cak Nun

Menyelamatkan Masyarakat dari Kebodohan Berpikir

SEMARANG—Ikatan Pemuda Remaja Masjid Raya Baiturrahman (Ikamaba) Semarang, kemarin malam, menggelar pengajian Gambang Syafa’at Menyelamatkan Masyarakat dari Kebodohan Berpikir. Pengajian ini menghadirkan Budayawan Emha Ainun Nadjib ( Cak Nun), Gus Nuril Arifin (Ketua Perserikatan Beras Indonesia, Ketua Pondok Pesantren dan Ketua Perkumpulan semua agama di Indonesia), Pendeta Gunarto (Perwakilan umat Kristen dan beliau adalah Sarjana Ilmu Islam dan sangat memahami ilmu islam), Bambang Sadono (Ketua DPD Golkar Jateng) , Mr. Is (Perwakilan warga Korea) dan hiburan musik dari Ikamaba Voice. Juga hadir grup musik Kiai Jurus dari Ungaran yang dipimpin oleh Rohanan. Pengajian yang dilaksanakan rutin setiap tanggal 25 ini berlangsung di halaman Masjid Baiturrahman Simpang Lima Semarang.

Dalam acara yang dihadiri lebih dari ratusan umat muslim ini, dan diiringi musik islami Cak Nun meminta masyarakat Indonesia banyak bertabarukan (meraih dan menyerap berkah ilmu sebanyak-banyaknya) khususnya para penerus bangsa yang akrap di sebut ABG, jangan hanya memikirkan gemerlap duniawi melainkan juga harus “nyelengi ibadah kanggo akherot” menabung bekal ibadah untuk akhirat. Indonesia, kata Cak Nun, sekarang harus bangkit, belajar berbenah diri, bekerja keras dan tidak perlu memikirkan hal-hal yang kurang menguntungkan, yang hanya menambah keterpurukan.

Bencana yang akhir-akhir terus menimpa, ingat Cak Nun, janganlah terlalu dipikirkan. “Sebab semua itu sudah kuasa-Nya yang diberikan bangsa ini agar tidak memulihkan seperti semula daerah tersebut. Melainkan harus membangun baru daerah-daerah yang terkena bencana terutama segi moral dan pendidikan.”

Bencana ini seperti halnya anatomi tubuh manusia yang sedang tidur dan mencari kenyamanan dengan bergerak sedikit untuk rasa nyaman tersebut begitu juga dengan alam ini, merasa kurang nyaman hingga harus bergerak sedikit dan harusnya kondisi bencana janganlah di pulihkan seperti semula melainkan harus dibangun generasi baru terutama dari segi moralitas dan pendidikan.

“Makin banyak dan makin sering pengajian forum kebersamaan seperti ini dilakukan, dari seluruh agama dan kalangan pemerintahan bersatu dalam satu forum, Insya Allah negara kita akan cepat bangkit dari kebodohan. Karena keberhasilan suatu negara berkembang adalah dari nasib generasi penerusnya, terutama moral dan pendidikan. Semoga Bangsa ini cepat pulih dari segala kesengsaraan, dan untuk pemerintahan waktu anda cuman 1,5 tahun untuk berbenah diri dari moralitas yg bejat, segeralah menyadari sebelum semua terlambat!! . Amien”

12 thoughts on “Gambang Syafa’at Bersama Cak Nun

  1. Rosidi says:

    Salam kenal semua.

    Saya anggota baru. Beberapa hari yang lalu, saya baca berita Loenpia di Sindo. Kebayang banget, betapa hebat perjuangan kawan2 di komunitas ini, yang lagi nggarap pelatihan web kerjasama dengan KDW.

    Selamat dan sukses atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Nyesel saya nggak bisa bantu and ngikutin acara tersebut, karena pas ada acara di Kudus.

    Eh, kapan pada maen ke Kudus? Tak tunggu, lho.

    Met berjuang!
    Demi sebuah perubahan

    Rosidi

  2. Yogie says:

    Halo Rosidi…
    terima kasih ya dah ngasih semangat ke kita. Wah jadi terharu nih.. Selamat datang juga yaa… 🙂

  3. Nev says:

    Teman-teman loenpia, ternyata Rosidi itu seorang editor buku dan penulis di sejumlah media massa. Dia juga memiliki penerbitan di kudus. jadi kalo suatu saat loenpia pengen nerbitkan buku, bisa minta bantuan mas rosidi.
    Bukan begitu Mas….:d

  4. boku_baka says:

    Salut buat acaranya, sayang aku tahunya telat. Harus lebih sering acara seperti ini nih, membangun pengertian antar sesama, jangan malah berantem mulu..

    p.s : thanks Mas Rosidi :d

  5. fian says:

    BUDI dll:
    tenang mas acara ini akan diadakan tiap tgl 25 di tempat dan waktu yg sama kok 🙂
    untuk para loenpianers mari kita mulai meikirkan hal2 positif dan mulailah bertabarukan mencari menguatkan agama kita masing2, gimanapun juga, sak elek-elee-e Indonesia adalah negara kita, dan nasib bangsa ini ada di tangan kita semua…. sebagai generasi penerus!! :d

    |-)|-)|-)|-)|-)|-)|-)|-)|-)|-)|-)

  6. Rosidi says:

    Terima kasih sambutan hangat dari kawan2 loenpia. Tapi kayaknya ada yang berlebihan. “Bang” Nev “bilang” saya editor buku dan penerbitan. Ini yang perlu diralat. Sebenarnya saya lagi belajar nulis, belajar merangkai kata. Soal penerbitan, hanya bagian dari usaha dan berkarya. Cuman dana masih jadi kendala. Ada yang mau minjemin modal??????

  7. Ifan says:

    maaf pingin nanya…kalau menghubungi Cak nun (Emha Ainun Nadjib) gmn caranya, kalau boleh minta tolong kita minta nomer kontak nya, atau e-mailnya…
    Atas bantuanya, kami ucapkan terima kasih….

  8. agung says:

    saya, ga bs baca huruf arab, saya pengen bisa baca Al-Qur’an, tp saya ga kuat byr guru ngaji pa lagi ke pondok pesantren, ada yang bs bantu!

Berikan komentarmu...