Semarang Internet eXchange (SIX), Mungkinkah??

Bagi masyarakat Semarang dan sekitarnya pasti udah merasakan, bagaimana lambatnya koneksi dan mahalnya tarif internet di kota Semarang. Apalagi ditambah dengan minimnya konten lokal yang bisa diakses langsung dari Semarang, yang akhirnya sebagian dari kita mau nggak mau memanfaatkan konten yang berada di luar negeri.

Apa sih yang mendasari hal itu? Kenapa proyek e-goverment yang sempat digaungkan itu nggak bisa jalan? Kenapa situs-situs pemerintahan di Semarang bentuknya membosankan? Kenapa konten lokal tidak berkembang selayaknya di luar negeri? Kenapa e-learning juga tidak dapat menjadi solusi alternatif bagi mahasiswa? dan kenapa kenapa yang lain?

Saya rasa sih ini ada hubungannya dengan kondisi internet. Seperti yang udah saya bilang di awal tadi, fasilitas dan koneksi internet yang tersedia sekarang sungguh jauh dari kata layak. Mungkin bagi beberapa orang tidak merasakan, tapi bagi beberapa orang yang lain, yang hanya mengandalkan warnet untuk berinternet, yang hanya mengandalkan uang saku seminggu untuk main ke warnet.. Semua itu dirasa sangat memberatkan.

Sepertinya ISP-ISP di Semarang harus mencontoh Jogja dengan proyek “Jogja Internet eXchage” (JIX) yang diresmikan oleh Sri Sultan pada 2 Februari 2006 yang lalu. Dimana di Jogja itu, ISP yang ada saling bergabung dan bersatu untuk membuat sebuah Internet eXchange, di manage secara bersama-sama oleh SDM masing-masing ISP, dan menaruh node di kampus UII.

Dengan begitu, Jogja bisa dikatakan mempunyai backbone sendiri untuk memfasilitasi kebutuhan internet bagi warganya. E-Goverment, E-Learning, dan E-Banking akan bisa berjalan lebih baik, konten lokal akan lebih berkembang pesat karena bisa jadi user akan lebih suka dengan informasi atau suatu media yang bersifat kedaerahan dan bisa diakses dengan lebih cepat. Misal : e-mail, news, search engine, dll.

Kenapa dikatakan bisa lebih cepat diakses? Karena apabila ada user yang ingin mengakses situs lokal, maka dia nggak perlu ke jakarta dulu untuk mencapai IIX baru ke situs yang diinginkan, namun cukup melalui JIX dan dia akan tersambung ke situs lokal tersebut. Lebih cepat khan? Setidaknya itu yang dikatakan oleh UII di situsnya.

Bagaimana Dengan Semarang?

Ya, entah apakah ini sudah terpikirkan oleh Pemerintah atau Petinggi ISP yang ada di Semarang. Namun kalo “Semarang Internet eXchange” (SIX) bisa berjalan, saya rasa pertumbuhan TIK di Semarang akan lebih meningkat. Dan saya rasa ini akan memberikan keuntungan yang sangat banyak bagi semua masyarakat.

13 thoughts on “Semarang Internet eXchange (SIX), Mungkinkah??

  1. mociman says:

    SIX itu percuma, kalau konten2 yang menarik, seperti loenpia ini di host di luar semarang. Apa iya ada yang sanggup menyediakan datacenter untuk menghost konten-konten di Semarang? Kalau pun ada, apa iya ada yang mau? Setahu saya orang-orang di semarang aja seringnya pakai hosting dari “negeri tetangga” semacam Jogja, Surabaya, bahkan Jakarta. Lagipula solusi WAN atau MAN (?) lebih cocok untuk bisnis-bisnis dalam satu kota kan?
    Semarang masih butuh konten. Ayo kita berkonten!!
    *halah*

  2. Yogie says:

    Nah itulah.. kenapa nggak ada yang mau nge-host di Semarang atau maw bikin datacenter di Semarang?
    Mungkin terbentur masalah biaya.
    Seandainya tarif di Semarang dibikin murah bagi warga Semarang, kemudian juga diimbangi dengan penerapan tarif pajak yang murah bagi investor.. Kayaknya bisa deh..

    WAN dan MAN? beberapa orang mungkin gak familiar, tapi SIX? mungkin bisa, meskipun itu hanya WAN atau MAN yang diberi nama SIX :p

  3. mociman says:

    lah ini kaya pertanyaan ayam sama telur dong. Butuh konten dulu apa infrastruktur dulu. Hehehe.. gak nyambung ya?

  4. CoSe says:

    Dulu banget tempatku kerja sudah mewacanakan model ke gini, pembahasan sudah melibatkan beberapa temen2 ISP lainnya bahkan pihak pemkot saja sudah sepakat dan akan memfasilitasi node nya, ya seperti gedung cyber nya lah..untuk IIX. Ya namun mungkin karena satu dan lain hal akhirnya ide-ide yang telah melewati pembahasan itu belum bisa terwujud. Bukan masalah infrastruktur…….masalahnya tidak mudah menyatukan beberapa orang dengan orientasi yang berbeda, perusahaan dengan orientasi bisnis berbeda, dan idealisme yang berbeda pula.:-?

  5. zam says:

    di Jogja, manfaat JIX aja masih belum terasa. La wong web-web kebanyakan host di luar semua :p Dan ememang, menurut Depkominfo, bandwidth kita banyak tersedot ke luar.

    Makanya Depkominfo menggalakkan penggunaan IIX dan domain .id

    Tapi yu know lah, infrastruktur kurang mendukung. Beberapa waktu lalu, datacenter kok bisa KEBANJIRAN dan akhirnya mati!! :p

    Begitukah kawan, realitasnya. Konten dan Infrastruktur itu sama-sama penting.

  6. Denco says:

    ngomong-ngomong ISP yang ada di Semarang apa aja yah? aku lagi perlu informasi ISP yang yahud nih di Semarang… ada yang bisa ngasih infonya ga yah?

    tararengkyu

  7. nash says:

    Sulit sih . . .
    tp kl gak dicoba kapan bisa . . .

    tp. . .
    Lumayan nih…
    peluang usaha RT/RW-net ternyata masih terbuka lebar…

    Yo bikin rame-rame . . .

Berikan komentarmu...