Harapan, kejarlah sebelum Ia meninggalkanmu

Tukang NgalamunDalam hidup manusia dibekali dengan otak dan perasaan, tentunya agar bisa menggunakan akal dan pikiran dengan bijaksana, merasakan betapa hidup ini sesungguhnya bermakna jikalau saja kita pandai bersyukur.

Perjalanan “panjang” ini membuat kita jatuh bangun dalam berbagai kesusahan dan kegembiraan.Gelak tawa dan canda, jerit tangis dan nestapa mewarnai jalan kita menuju “asa”.

Kadang kita perlu waktu yang lama untuk berpikir bahkan tidak bisa menjawab ketika sebuah pertanyaan terlontar “Siapasih kamu?”, “Apa sich tujuan hidupmu?”


Pangi said:”Aku adalah makhluk ciptaan Tuhan,hidup di dunia untuk menjadi pemimpin yang adil bagi masyarakat
Anto said : “Aku anto, tujuan hidup menjadi orang sukses
Joko: “Aku manusia penuh dosa yang ingin bertaubat kepadaNya, hidupku untuk agamaku,keluargaku,teman dan bumi ini tercinta”
Radi: “Lha genah wis reti jenengku radi, hidup ya buat makan,seneng-seneng,lha katane hidup di dunia sebentar..makane manfaatkan waktu sebaik baiknya, time is money bro!!
bagaimana dengan jawaban Anda?

Tentu saja kita akan benar-benar bisa menjawab itu semua jika kita sudah tau akan jati diri kita.Dimana kita terlahir dengan sudah membawa harapan, yaitu harapan orang tua, harapan masyarakat bahkan mungkin harapan dunia, akan generasi penerus yang bijak dalam memanfaatkan dan mengelola alam dan lingkungan, yang bisa membuat dunia ini lebih bermakna dan terasa lebih berwarna.

Entah disadari atau tidak, ternyata banyak dari kita yang tidak dengan cukup bijak memanfaatkan harapan yang mendekati kita, dan malah mengejar sesuatu yang jauh dari harapan,melupakan hal-hal kecil yang kita punya yang sebenarnya bisa kita buat menjadi besar, namun hanya berkonsentrasi mengejar hal yang besar tapi jauh dari jangkauan.

Banyak orang mengatakan harapan adalah awal segalanya, dengan adanya harapan (baca:motivasi) maka aktifitas menjadi lebih bermakna.Meski hanya sebatang lilin di tengah padang pasir gelap yang luas, namun dia bisa menuntun kita menuju ke mata air sehingga kita bisa bertahan hidup dan melanjutkan perjalanan.Dia bisa menerangi ruangan sekitar sehingga membuat kita bisa melihat di kegelapan.

Harapan bukan bersifat pasif, tapi juga bukan pemaksaan terhadap situasi yang tidak realistis. Harapan adalah karuniaNya yang bisa menjadi sumber kekuatan dan inspirasi.Namun harapan bukan segala-galanya, dan perlu disadari bahwa tidak setiap harapan akan menjadi nyata.

Jadi harapan adalah sesuatu yang memberikan makna dalam perjalan hidup kita, maka selagi dia datang janganlah kita lepas dan sia-siakan karena kesempatan tidak setiap saat ada dan kadang tidak datang dua kali.

Mari kita kejar harapan itu sebelum dia meninggalkan kita jauh, dan membawa kita dalam jurang kehampaan.

12 thoughts on “Harapan, kejarlah sebelum Ia meninggalkanmu

  1. tomboati says:

    Anda memang boleh punya harapan & pilihan hari yang lain. Namun, bagi saya karena hari ini adalah satu-satunya hari yang paling riil dalam kehidupan, maka inilah hari terbaik saya dalam kehidupan. Baik untuk dinikmati, untuk digunakan sebagai turning point perbaikan, tempat menabung bagi masa depan, menyayangi anak isteri, atau mulai mengumpulkan teman baik sebanyak-banyaknya. he….3x

  2. CoSe says:

    Yupp……..hari ini adalah “besok” dan besok adalah “hari ini”, semoga menjadi katalis yang jelas.Bagi saya Orang yang hanya mengkuti “kemana air mengalir” adalah orang yang bodoh karena telah menyianyiakan waktunya, jadi selama ada kesempatan untuk lebih baik lagi kenapa tidak, realita itu bisa di konsep dan dibentuk, namun untuk itu semua memang butuh usaha dan keberanian.Stagnan bukan selalu menjadi pilihan yang bagus, tapi memang lebih bagus daripada sebuah degradasi.

  3. H4rs W4r10r says:

    yang bukan dikejar harapan!!!
    tapi impian!!!
    kalo yang diharapin gak kesampaian jadinya putus asa!!
    bisa2 bunuh diri!!!
    kalo impian yang gak kesampaian paling2 cuman…silahkan milir sendiri!!!:D khan masih ada impian yang laennya 🙂
    tapi kalo manusia bisanya cuman berharap tanpa bisa mewujudkan impiannya sama dengan orang gagal total!!!:)
    sekarang taukan beda harapan dengan impian!!!

  4. huda says:

    Harapan.. itu yg bikin hidup kita jadi lebih hidup. Hidup tanpa harapan seperti mati sebelum ajal0?

    Kadang kita terlalu cepat mengatakan bahwa kita tidak punya harapan, padahal kita jauh lebih beruntung dari orang di sekitar kita.

  5. CoSe says:

    Jujur aku tuh jadi orang sudah lama ga pernah bermimpi kalo tidur, jadi kalo impian itu sama atau mendekati dengan kata mimpi dalam tidur akhirnya bisa dibayangkan bahwa aku ga punya impian (mimpi).Kayaknya perlu kita rujuk kembali ke kamus bahasa indonesia apa itu impian, soale aku juga bingung membedakannya, apakah kalo itu belum dan bukan kenyataan bisa disebut dengan impian (trus bedanya dengan khayalan?), apakah impian itu sesuatu yang maya….(kalo gitu dunia maya = dunia impian donk).Bagiku harapan adalah sebuah wujud interprestasi positif untuk kesuksesan di masa yang akan datang…ga jauh jauh amat dengan be a positive thingking. Kenapa harapan “dikejar”? karena dia adalah sumber motivasi, dan dengan motivasi maka sesuatu yang kita lakukan menjadi lebih bermakna.Coba telaah lebih lanjut
    “saya berharap menjadi seorang dokter” cs “saya punya impian menjadi seorang dokter”.
    Kalimat pertama lebih bermakna,lebih mendekati tujuan sebenarnya,misalnya dengan parameter:dia kuliah di kedokteran, atau seorang siswa kelas 3 smu,dan gak mungkin anak “teknik” berharap jadi dokter.
    Kalimat ke-2 ,katakanlah saya anak teknik,bisa saja saya punya impian jadi seorang dokter sampai sekarang, tapi kondisi tidak memungkinkan (misal buta wana ),anak kelas 4 sd bisa juga punya impian jadi seorang dokter,pembantu,polisi,dll
    Jadi bagi AKu pribadi,”harapan” itu menunjukkan bahwa dia lebih mendekati dengan kondisi dan realita yang ada, bukan sekedar khayalan atau wacana. 😀

  6. koolsonic says:

    Punya pengharapan artinya masih ada niat untuk hidup. Bagi saya, orang yang gak punya harapan lagi sama dengan orang yang sudah mati. Karena tanpa harapan tentunya dia gak akan termotivasi untuk menggapai impiannya. Dan kadang2 impian itu kalopun gak tercapai no problemo kok. Yang terindah adalah saat2 berusaha menggapai impian itu. Usaha dan daya juang kita yang akan menunjukkan manusia seperti apa kita…:)

  7. yesalover says:

    harapan??hm, kalo saya bertendensi utk cari tujuan hidup dulu baru berharap..kyknya koq sulit berharap andaikata tujuan hidup aja ga tau……

    Yup2, q setuju ma koolsonic, masalah harapan itu tercapai ato engga, itu masalah belakang, yang penting prosesnya…Tp saya t heran, mengapa koq org2 zaman sekarang masih sulit menghargain proses..maunya hasil aj….saking terlalu berorientasi ke hasil, malah ntar nglakuin yg ga bener…

    (weh malah curhat ki..)

  8. CoSe says:

    merujuk comment sdr saya yesalover :D, yang bertendensi mencari tujuan hidup dulu, nha saat proses itu anda berharap menemukan tidak? kalo iya berarti anda telah sedang mengejar harapan itu. Sukses selalu semoga berhasil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *