Loenpia ke Plantera

DSC_7179

Menyambut kedatangan tukang Loenpia cabang Jakarta, yaitu mba Wiwik, Ulie, Nila, dan Adam, maka diadakan lah Koluka (Kopdar Luar Kota) ke Plantera. Acara dimulai dengan kumpul dulu di rumah Dendi, tepatnya di daerah Sriwibowo. Setelah semua kumpul, maka berangkatlah kita ke Plantera. Tak lupa acara foto bersama di depan rumah Dendi sebelum berangkat. Koluka kali ini diikuti oleh Mba wiwik, Adam, Nila, Ulie, Mas Budi, Mba Stey dan pasangan, Fany, Nina, Ahmed, Kopril, Hyude, Munep, Sesy, Mas Adi dan Adeknya, Dendi, Mas Fian, Mizan, Pak Dwi Pram dan istri, Mas Sopyan, dan saya tentunya (maaf klo ada yg lum kesebut, abis banyak bgt sih). Dengan korlap mba Wiwik.

Cuaca Semarang pagi itu begitu cerah, secerah peserta Koluka pagi itu. Dengan menggunakan 4 mobil, akhirnya kita menuju ke Plantera. Perjalanan menuju Plantera memakan waktu kira2 2jam an. Sepanjang perjalanan kita melewati pemandangan alam yang masih segar dan jadi sasaran empuk mas Fian yang kebetulan pegang Kamera dan berhasil mengabadikan moment2 bagus disepanjang jalan. Jalan2n berkelok, naik turun, dan berlubang sepertinya menjadi ajang uji ketangkasan nyetir bagi pemilik Rush.

Setelah 2 jam perjalanan, akhirnya sampai juga kita ke tempat tujuan. Begitu pertama melihat pemandangan Plantera dari luar, Mizan dan Mas Fian hampir berbarengan bilang wuih… (penuh ketakjuban). Luas sekali areanya dari tembok pembatas luar.

Akhirnya ke-4 mobil dengan mulus mendarat diparkiran Plantera dan kita menuju ke Hall Plantera yang tak jauh dari tempat parkir. Di parkiran, kita sudah disuguhi area perkebunan yang luas dengan pohon2 yang berjajar rapi. Terlihat hamparan hijau nan indah.

DSC_7178

n688269289_1489502_2683

Di Hall, kita disuguhi welcome drink (@sebotol air mineral dan segepok rambutan binjai). Setelah antri nunggu sang Korlap beli tiket untuk keliling kebun, yang harganya Rp. 25.000,00, akhirnya rombongan 1 berangkat naik mobil Plantera dengan seorang pemandu kebun. Rombongan 1 diikuti oleh mba wiekwae, Adam, Nila, Ulie, Mas Budi, Fany, Munep, Dendi, Mas Fian, Mizan, dan Mas Sopyan. Sedang rombongan ke-2 diikuti oleh Hyude, Kopril, Pak Dwi Pram dan Istri, Adiknya mas Adi, aku, Sesy, Nina, Mas Adi, Ahmed, Mba Stey dan pasangan.

IMG_5572

n688269289_1489490_8676

DSC_7205

Rombongan dibawa keliling kebun. Kebun pertama yang dikunjungi adalah kebun durian. Disini kita dapat pohon durian yang pendek karena sengaja dipangkas. Duriannya pun tumbuh dekat sekali dengan tanah. Ada beberapa pohon durian disana. Disetiap kebun, kita diberi kesempatan untuk berfoto selama 2-3 menit oleh pemandu. Namun sayang kita tidak diperkenankan untuk mengambil buah disana. Kebun berikutnya jambu Air, Kelengkeng, buah naga, Cengkeh, Jagung, dan Melon/Semangka, dll. Dibeberapa spot kita sempatkan untuk berfoto2 dan hanya dikebun jagung kita diperkenankan untuk memetik hasilnya. Jagung manis yang bisa langsung disantap seharga Rp. 1.500,00 per batang. Mmm, harga yang cukup mahal, tapi sebanding dengan kualitasnya.

Setelah puas keliling kebun, rombongan kembali ke Hall. Rehat sejenak di Hall sambil menikmati durian. Berikutnya rombongan beranjak ke tempat makan yang sudah dipesan oleh Mas Fian, yaitu pemancingan di daerah Gunung pati.

DSC_7250

Cuaca sedikit mendung ketika rombongan sampai di pemancingan. Pemandangan di pemacingan lumayan bagus. Hamparan sawah ada di belakang pemancingan, dan kolam renang ada di depan pemancingan. Selama menunggu makanan datang diisi dengan rapat kecil2an ala Loenpia yang dipimpin oleh mbak Wiek. Pembahasan ada di seputar milis. Mulai dari kata2 yang kasar, hingga peraturan di milis. Rapat diselingi dengan acara makan. Yak, ternyata piring didepan saya habis, hingga tak tersisa untukku.. Hiks, hiks.. Numpang dipiring Munep pun jadi, terpaksa karena dari pagi lum makan sama sekali. Dan permintaan piring tambahan tak kunjung datang hingga kita pulang. Huh, menyebalkan. Setelah acara makan, hujan deras dan angin kencang memaksa kita untuk berpindah tempat. Dan acara rapatpun berlanjut di joglo dengan udara yang cukup sangat amat dingin..brrrrrrr. Anginnya kencang..

Hujan lumayan reda ketika rombongan beranjak meninggalkan tempat pemancingan menuju ke tempat pemberangkatan semula di rumah Dendi. berakhirkah petualangan hari itu? Belum.. Masih berlanjut ke lawang sewu oleh beberapa orang. Seru, rame, mengesankan itulah kesan yang aku dapat dari koluka kali ini. Semoga akan berlanjut ke koluka2 selanjutnya.

27 thoughts on “Loenpia ke Plantera

  1. boku_baka says:

    Jalan2n berkelok, naik turun, dan berlubang sepertinya menjadi ajang uji ketangkasan nyetir bagi pemilik Rush.

    kamsude opo kih?? ngece kok nanggung!!
    yang penting semuanya pulang dalam keadaan utuh to???

    BTW, Kopdar yang mantabs. Thanks everyone!

  2. -Lie- says:

    Itu pohon durennya bukan di pangkas dek Okky, tapi memang bibitnya pendek karena duren monthong. Kopdar yang seruh!!

  3. HIT says:

    wah ternyata ada acara lanjutan ke lawang sewu to???
    ngertio aku melu…

    @ Radip
    silahkan mas kl mau gabung, tinggal subscribe ke milisnya loenpia aja, unt info lebih lanjut cari cara untuk gabung di loenpia pada blog ini

  4. Mimin says:

    Hmmmm…ga kalah ma Mekarsari. Tetep kalah ding, secara Mekarsari kan terbesar se Asia. Cuman view nya boleh lah kalah.

  5. dwipram says:

    @gunturgeni: plantera agrowisata tempatnya di Kebun Ngebruk, Desa Sidokumpul, Kecamatan Patean, Kab. Kendal. Contactnya : mbak Woro (024-70894716) atau mbak Lusika (024-70894719).
    @okky: kalau foto no.2 diganti denah lokasi (sempat ambil brosur, kan?) mungkin lebih bermanfaat untuk yang pengin ke sana.

  6. Anto84 says:

    Waduh2,gebleg bngt seh aq ini,ank smg tp malah ga ikt..mas2 mbk2,aq mau dftr forum ini ya?blh ya..blh ya..halah malah mesake men..salan dari aq..bsk tak dftr forum ini..jangn lupa link blk ya om2

  7. okky says:

    @pak dp: saya ga sempat ambil brosur pak, cuma nunut baca aja..hehheheh

    @nila: kmn nil?? maju nil, jadi korlap..

    @anto84: silakan gabung.. untuk lebih lengkapnya silakan baca caranya diatas..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *