Berkenalan dengan Layanan Blog Aggregator

Dengan teknologi aggregator (XML RSS), orang bisa menongkrongi posting terbaru blogblog yang terdaftar di layanan Blog Aggregator dengan mudah. Aggregator secara otomatis akan menampilkan posting-posting terbaru dari setiap anggotanya. Blog Loenpia.Net dapat pula menjadi Blog Aggregator (just usulan lho…), jadi blog Loenpia akan menampilkan posting terbaru dari Blog masing-masing anggotanya tanpa harus repot membuat posting secara manual.

Ada berapa banyak aggregator blog Indonesia yang anda ketahui? berikut ini adalah data aggregator Indonesia yang saya ketahui :

  1. Planet Terasi
  2. ID-Gmail Info
  3. Bemo.or.id
  4. Merdeka.or.id
  5. Blog-Indonesia

Apa masih ada aggregator lainnya yang anda ketahui?

Dari keempat aggregator itu hanya Planet Terasi yang menggunakan Planet. Sedangkan sisanya menggunakan feedwordpress (ini hasil ngintip ke direktori wp-content/plugins yang gak dikasih dummy index.html) ;)).

Karena penasaran dengan fitur yang ditawarkan oleh feedwordpress akhirnya saya mencobanya dan ternyata feedwordpress memang cukup mudah dalam penggunaannya dan fiturnya terbilang lumayan, hanya saja yang sangat disayangkan feedwordpress masih membutuhkan campur tangan kita selaku maintainer untuk memperbaharui feed-feed tersebut. Kasusnya kurang lebih seperti yang disampaikan oleh Idban tentang update feed Id-Gmail.

Saya pernah kepikiran, sebenarnya kan masalah campur tangan ini bisa diakali dengan crontab? apalagi biasanya hampir semua web hosting menyediakan fasilitas crontab ini. Walaupun ada juga beberapa web hosting yang menonaktifkan fasilitas ini dengan alasan keamanan. Hanya saja penambahan crontab akan menyulitkan bagi sebagian orang dalam proses instalasinya yang belum mengenal syntax-syntax crontab.

Karena penasaran, saya cari-cari lagi plugin aggregator untuk wordpress yang tidak perlu campur tangan manusia ataupun crontab. Setelah saya berpusing-pusing ria mencari di internet, akhirnya Epat memberikan saya informasi tentang BDP RSS Aggregator dan ternyata sesuai dengan keinginan saya =)) *sigh, ngerti ngono aku takok awakmu sek pat baru golek*.

BDP RSS Aggregator mengklaim seperti yang tertulis di bawah ini:

collate RSS feeds and summarise to a page – updates regularly without the need for cron.

Wah ini persis seperti yang saya cari. Saya coba pasang di sini ternyata sangat gampang sekali proses instalasinya. Hanya saja berbeda dengan feedwordpress, BDP RSS Aggregator tidak menggunakan tabel wp_posts untuk menyimpan seluruh feed yang telah disedot melainkan menggunakan tabel tersendiri. Ah, tapi ini sudah sesuai dengan kebutuhan saya kok p

Mungkin bagi pengelola aggregator diatas khususnya yang menggunakan feedwordpress jika membaca tulisan ini mau mencoba BDP RSS Aggregator? ), anggap saja alternatif pilihan selain feedwordpress.

*)“Artikel diambil dari blog http://dgk.or.id, atas persetujuan pengelolanya. Judul artikel disesuaikan, tanpa mengubah/mengurangi makna.”

15 thoughts on “Berkenalan dengan Layanan Blog Aggregator

  1. Yogie says:

    boleh juga usulnya…
    dulu sih Loenpia udah pernah make agregator, dipasang ama mas Budi, kalo ndak salah make yang feedwordpress. Tapi cuma bertahan sebulan aja..
    Lha ternyata (dan aku ndak tau), feedwordpress ngambil semua postingan di website contributor… pengennya sih ngambilnya cuma di kategori tertentu aja.. ndak semuanya..
    Khan kadangkala isi blog sengaja dipasang di blog sendiri, bukan untuk rama-rame.. (contoh: kucingku kecemplung di empang)

  2. boku_baka says:

    hehehe iya, dulu isinya ditarik semua membabi buta tanpa pandang bulu jadinya diprotes para warga..
    hahahahaha… ada yang mau menyempurnakan? ayo!! \:d/

  3. Gora says:

    He..he.. itulah aggregator… ya semua postingan emang ditampilin ke sini, saya kira ngga masalah semua postingan masuk ke Loenpia.Net. Justru memperlihatkan dinamika blog Semarang dan memperlihatkan isi kepala dari para blogger kota ini. Keliatan pula yang sering posting di Blog-nya… Di Blog Aggregator yang laen juga seperti itu kok… Blog memang ditulis dengan apa adanya… coba lihat manifesto blogger Indonesia di blognya Enda Nasution… disitu tertulis “Saya akan mengisi blog saya dengan apa yang saya mau, kapan saya mau, tentang apa yang saya mau. Saya tidak peduli bila ada yang tersinggung dengan tulisan saya atau tidak setuju, kecuali kalo yang protes orang yang sedang saya kecengin 🙂 “…inilah dinamika blog Semarang dengan segala baik buruknya.. inilah media ada dua sisi didalamnya, baik dan jelek… filter ada di diri para blogger itu sendiri…

  4. Namora says:

    Betul.. setuju sama Gora, intinya inpormasi (baca:blog) biarkan apa adanya, ngga dipilter-pilter (kalo versinya budi, ‘ngga pandang bulu’) untuk ditampilkan…
    lagian hal tsb bisa mengurangi space hostingnya loenpia bukan? Nah kalo loenpia smangkin besar, temtu butuh space yang guede pulak! nanti kalok udah gitu, sewanya ugo gede.. lha mangke menawi wonten tagihan, kan bingung jugak, lha wong skrang aja, bingung… mau nyawer.. piro?, piye carane, ning sopo dan lio2ne.. Mau ikut berpartisipasi dengan melunasi, takut dikira duite wis turah2.. (padahal hostingku dewe yo belum bayar..) 😕

  5. Ridwan says:

    Kalo soal usulan Loenpia.net menjadi blog agregator, saya punya pendapat lain :d
    Loenpia.net punya cukup banyak kontributor yang bisa dihandalkan untuk mengisi konten :)>- Ada Oppie, Yogie, Namora, Fian, Gora, dan masih banyak lagi…
    Mungkin lebih baik mengandalkan konten dari “orang-orang sendiri” 😉
    Sekali-sekali, jika diperlukan.. bolehlah kita mengadaptasi konten tetangga dengan tambahan “Artikel diambil dari blog http://……, atas persetujuan pengelolanya. Judul artikel disesuaikan, tanpa mengubah/mengurangi makna.” 🙂

  6. fian says:

    ehmm, ehmm… nyimbrung ach…..
    gini gini…. sebenernya ga masalah kalau loenpia.net jadi kontributor bacaan tuk semua blog anggotanya tapi gimana kalau blog yg dibuat itu pribadi dan hanya ingin dipasang di blog nya sendiri??

    trus konsep loenpia.net inikan wadah anak-anak blogger khususnya asli semarang, nah trus kalau ada postingan yg terlalu jauh dari format loenpia gimana?
    kan malah jadinya bukan wadah anak-anak semarang tapi jadi berita umum hehehe…

    tapi yo wes lah…. terserah keputusan para mbah2nya loenpia aja, dan kayaknya perlu ada gathering lagi deh tapi yg komplet jangan orang2 itu aja yg dateng……..

    woiiiii kapan gathering lagi….\:d/

  7. fian says:

    nah kalau masuk kategori kan enak, jadi yg umum, teknologi atau semarangan bisa tertata rapi… gitu :)>-

  8. Gora says:

    We..he..he.. :d saya memang tidak mengikuti perjalanan Loenpia dari awal, sebuah blog memang harus memiliki tujuan alias visi dan misi. Kalo memang niatannya seperti yang dikatakan sama Mas Fian, kita sih setuju-setuju aja (lagian biaya hosting khan yang jadi pertimbangan kita2… kalo ada sponsor sih mau-mau aja.. he..he). Oke lah… berarti sekarang kita tinggal melaksanakan point terakhir manifesto blogger Indonesia dari Enda Nasution… “Saya mengerti dan sangat menghargai bahwa blog sebagai media baru dan komunitas blog baru saja lahir dan sedang akan berkembang. Saya akan senang jika personal media ini terus berkembang dan saya akan senang jika komunitas ini tumbuh dengan baik, karenanya, apapun usaha ke arah itu akan saya dukung selalu”…. Viva Loenpia!!!

  9. oppie_matthew says:

    :d, aku sendiri lebih setuju kalo apa yg ditulis di Loenpia adalah yg emang sengaja ditulis dan mau dibaca bareng2 oleh warga loenpia. Karena apa? “karena loenpia lebih enak dimakan bersama-sama” :d

    jadi, biarlah curhat temen2 diblognya tetep di blognya :).

    btw busway, kalo memang mau pasang agregator, mending jgn jadi satu ama loenpia yang udah ada. kalo sekarang home loenpia khan loenpia.net/blog, nah buat aja blog baru yg isinya agregator di loenpia.net/agregator, trus diatas halaman blog loenpia dikasih link “Agregator” yang menuju ke blog agregator tsb. So… yg pingin lihat posting di loenpia atawa yg pingin lihat postingan terbaru di blog member bisa milih. lebih manusiawi khan 😛 hehehehe

    PISS deh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *