Lawang Sewu Setelah Dipugar

Lawang Sewu merupakan ikon wisata yang telah melekat dengan nama kota Semarang. Gedung peninggalan Belanda ini memiliki arsitektur yang menakjubkan, dengan ciri khas sesuai dengan namanya, yaitu pintu yang banyak jumlahnya. Namun tidak bisa dipungkiri kepopuleran Lawang Sewu juga tidak lepas dari “keangkeran” gedung yang dominan dengan cat putih ini.

Untuk kembali “mencerahkan” Lawang Sewu, dimulai dari tahun 2009, PT. KAI dengan bantuan dari beberapa pihak yang tekait, memugar bangunan yang letaknya berdekatan dengan Tugu Muda ini. Setelah sekitar satu tahun pemugaran, tepatnya pada Selasa, 5 Juli 2011, Ibu Negara Republik Indonesia, Ani Bambang Yudhoyono meresmikan purna pugar Gedung A Lawang Sewu.

Bersamaan dengan acara Peresmian purna pugar Lawang Sewu, Ibu Negara juga sekaligus membuka acara “Kriya Nusantara dalam Gerbong Lawang Sewu”. Pameran yang berlangsung dari  tanggal 5 – 10 Juli ini merupakan kerjasama PT. KAI dengan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), dan beberapa pihak terkait.

Saya menyempatkan diri untuk mengunjungi Lawang Sewu di hari kedua pameran. Pertama yang saya lihat adalah Lawang Sewu telah banyak berubah. Dinding, lantai, dan langit-langit gedung terlihat bersih dan indah. Penataan halaman dengan paving block dan penanaman rumput juga semakin menambah indah gedung yang didirikan pada tahun 1907.

Antusiasme masyarakat Semarang terhadap pemugaran ini juga sangat terlihat. Hampir setiap hari setelah peresmian pemugaran, Lawang Sewu diserbu masyarakat yang ingin melihat “wajah baru” Lawang Sewu dan tentu juga melihat pameran. Komentar-komentar di social media juga menunjukkan kegembiraan masyarakat akan wajah baru Lawang Sewu, dan berharap kelestariaanya akan tetap dijaga dengan berbagai aktifitas di dalamnya.

Foto-foto keindahan berbagai sudut Lawang Sewu bisa dilihat di album di bawah ini:

14 thoughts on “Lawang Sewu Setelah Dipugar

  1. lasik mata says:

    Waktu saya tugas ke semarang ke Klinik Mata Nusantara cabang Semarang, sempat bersama rekan2 melihat bangunan ini. Lawang sewu selalu ramai dikunjungi orang-orang meskipun di malam hari.

Berikan komentarmu...