Nonton Big Jazz di Samping Gerbang Undip

Setelah sehari menginap di rumah Dendi, Sabtu Sore, 5 April 2008, tiga orang dari tim betemen yang masih tersisa (Dendi, Munif, dan Hyudee) setelah sebelumnya Hars, Ari W, Kopril, Lowo, Pepeng, dan Fian harus pergi untuk keperluan masing-masing, melaksanakan rencana yang telah dicatat di milis sejak beberapa waktu yang lalu, yaitu nonton jazz.

Pukul 17.00, Dendi, Hyudee, dan Munif meluncur ke lokasi yang berada di samping gerbang Undip bawah. Karena masih sepi, kita meluncur ke markas Kopril di FH Undip sekalian parkir. Ketika berjalan dari parkir menuju panggung, kebetulan Andien juga sedang berjalan ke panggung untuk check sound, awalnya kami tidak percaya yang kami lihat itu Andien, karena agak berbeda dengan di teve. Namun setelah sampai di sekitar panggung dan melihatnya melakukan check sound, baru kami benar-benar yakin dia Andien.

Diiringi gerimis yang mengguyur dengan bekal sebuah payung besar, kami menyaksikan Andien melakukan check sound, penonton yang datang belum terlalu rame, mungkin karena acara memang dilangsungkan hingga pukul 23.00. Setelah check sound Andien rampung, kegiatan di panggung pun rehat untuk waktu maghrib.

Pukul 18.30 pementasan musik jazz dengan tema Big Jazz langsung digeber. Beberapa band pembuka dari kampus seperti Introo dan Last Minute, serta band lokal Semarang seperti Circle dan Chocolate Dream Berry mulai memanaskan suasana meski diiringi rintik hujan. Baru pada pukul 20.00, Rudi Subekti and Friend muncul untuk tampil. Di tengah-tengah acara sodara kita Dendi, mendapat doorprize yang cukup membuatnya senang hari itu.

Sekitar pukul 21.00 Andien muncul, penonton yang lebih dari seribu orangpun semakin antusias untuk menyaksikan pertunjukkan, sedangkan kami berempat semakin antuias melihat penonton-penonton cewek yang cakep-cakep itu, hehehehe (dasar jeruk bosok). Lagu-lagu andalan Andien dari tiga albumnya Bisikan Hati, Kinanti, dan Gemintang pun meluncur satu persatu dari mulut penyanyi mungil itu, namun sayang saya ngga ingat judul lagunya apa, hehehe…

Usai Andien manggung Hyudee dan Munif dari Loenpia.net, serta tentunya banyak wartawan lainnya mengikuti konferensi pers yang digelar di Fisip Undip tidak jauh dari panggung. Sayang karena wartawan dari media lainnya menutup penuh mengelilingi Andien, saya gagal mendapatkan ID YM nya Andien, hehehhe….

Sedangkan di panggung acara terus berlangsung. Sebagai band penutup adalah Saharadja, band asal Bali yang telah malang melintang di jazz dunia. Band yang mengusung jazz fusion style ini benar-benar membuat penonton ikut menggerakkan tubuh dengan antuiasme yang tinggi hingga akhir acara. Setelah acara kami pun meluncur pulang untuk melanjutkan acara betemenan.

24 thoughts on “Nonton Big Jazz di Samping Gerbang Undip

  1. Niff says:

    Keren keren banget. Untuk acara jazz kayaknya ga kalah dari java jazz… apalagi big jazz ini gratisan 😛

  2. ^Lutfi^ says:

    Gila!!!
    Saharadja BaAaaaguuuuusss BuuuaaangeeetZss…
    ga rugi deh nonton BIG JAZZ walaupun ujan-ujanan…hehe…
    kapan nih mrk manggung lagi di semarang??;)

  3. escoret says:

    JazZ..????
    niat nonton cuman NOnton yg nonton..!!!

    sebab,cewek2 yg nonton jazz,cenderung bening2…hehheh

    sayang bgt,mataku wes ra kuat melek…jadi…mendingan molor di kost…!!!!

  4. [H]Yudee says:

    niff .. kalo butuh foto andien manggung pa pose gitu, ntar aku kirimin deh …. secara hari ini aku ga bawa SD cardnya ….

    kereen bener jeznya … ga rugi dweh !! :)>-

  5. lowo says:

    wew…
    koment di atasku bener2 dari Sally Jo ???

    *masih heran liat dia maen electric violinnya kemarin… 😀

  6. Niff says:

    Bener wo, gaya dan permainan electric violin Sally Jo bener2 mengagumkan…. dendi sampe tidak berkedip matanya 😀

  7. koprilia says:

    @stey. anu stey..baigan japri kan munip, jadi lain kali klo ada info yang sama, sering-sering japri munip..dukung munip jadi walikota semarang

  8. lowo says:

    @teguh :
    jangan salah guh, di acara kemaren kita bener2 menikmati suara renyahnya andien, suara lantang rio sidik, gesekan electric violin sally jo.. belum lagi permaian duo cilik (lali jenenge)… yg aku masih heran liat permainan alat musik didgeriddo yg menjadikan jazz berirama trans… keren pokok’e
    *mulanee.. ojo koloran ning omah ae,, sekali2 metu ndelok ndonya njobo guh… :p

  9. dian nugroho-hmj komunikasi says:

    Hai,hai,hai..
    Aku dian nugroho, panitia penyelenggara big jazz kemarin
    Terima kasih atas sambutan yang hangat dan apresiasi yang tinggi pada acara kemarin ya..
    kami puas banget, ternyata musik jazz bisa dinikmati oleh semua kalangan…
    kami hmj komunikasi undip akan tetap konsisten menyelenggarakan event2 jazz serupa…
    Jayalah musik semarang!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *