Loenpia.Net, Garda Depan Citizen Journalism Kota Semarang

Citizen journalism atau disebut juga sebagai “partisipatory journalism”, yaitu aksi dari warga kota/negara yang memainkan peran aktif dalam proses pengumpulan, pelaporan, analisa, serta diseminasi berita dan informasi. Maksud dari partisipasi publik ini adalah untuk menghadirkan independensi, reliabilitas, akurasi, wide-ranging dan relevansi informasi yang ada dalam demokratisasi (dari Wikipedia). Dalam sebuah artikel Online Journalism Review, J. D. Lasica membuat klasifikasi media untuk citizen journalism dalam beberapa tipe berikut ini :

  1. Partisipasi audiens (seperti komentar yang disertakan dalam situs berita, blog personal, footage foto atau video yang di-capture dari camera handphone, atau berita lokal yang ditulis oleh anggota dari sebuah komunitas
  2. Berita independen and websites yang berisi informasi (Consumer Reports, the Drudge Report)
  3. Situs dengan partisipasi penuh (OhmyNews)
  4. Blog atau situs media yang kolaboratif (Slashdot, Kuro5hin)
  5. Media kecil seperti mailing lists dan email newsletters
  6. Situs personal broadcasting (video broadcast dan podcast)

Semua pembaca blog ini pasti bertanya-tanya mengapa isu “citizen journalism” ini diangkat sebagai tulisan. Tahukah Anda bahwa tren ini (citizen journalism) tengah dibidik oleh sebagian besar media (perusahaan surat kabar, portal berita dan stasiun televisi) sebagai tren masa depan dunia pemberitaan.

— “Citizen journalism.” It’s one of the hottest buzzwords in the news business these days. Many news executives are probably thinking about implementing some sort of citizen-journalism initiative; a small but growing number have already done so.–

Silahkan membaca “The 11 Layers Of Citizen Journalism” untuk mengetahui tahapan perusahaan berita mengimplementasikan tren citizen jounalism dalam industri beritanya. Tren ini sebenarnya telah diimplementasikan oleh portal Detikinet sebagai portal penyedia informasi terkini tentang Teknologi Informasi. Portal tersebut melibatkan pembacanya untuk berpartisipasi memberikan pendapat dalam fasilitas komentar yang tersedia dalam tiap item beritanya. Pembaca pun dapat menambahkan penjelasan apabila penjelasan yang ditulis portal berita masih kurang jelas.

Hebatnya Loenpia.Net sebagai komunitas blog kota Semarang telah memulai hal tersebut, lewat beberapa postingan yang ada, para kontributor Loenpia telah menunjukkan partisipasi publiknya. Tulisan yang bebas, namun santun, bahkan beberapa penulis menampilkan ide bagus untuk kemajuan kota ini. Dapatkah anda mengomentari berita di SuaraMerdeka.Com dan memberi opini terhadap berita yang ada? wow…Tentu tidak :). Loenpia.Net sebagai media kolaboratif dapat dimanfaatkan untuk memberi kontribusi terhadap pemerintahan kota, memberi pendidikan politik, budaya, ekonomi, lingkungan dan lain sebagainya kepada masyarakat. Ayo berkontribusi, ayo menulis, ayo beri komentar! — Tema Loenpia 2007 — “Loenpia.Net Garda Depan Citizen Journalism Kota Semarang”. Tulisan ini belum secara gamblang menjelaskan tentang citizen journalism, mari kita bahas lewat milis Semarangan.

15 thoughts on “Loenpia.Net, Garda Depan Citizen Journalism Kota Semarang

  1. cah gemblung says:

    ehmmm, kayaknya visi misi loenpia.net sudah mulai terbaca nich…
    bagus deh… moga tukang loenpia ngerti semua apa yang dimaksud dengan hal yang di atas tersebut.

  2. traju says:

    ayoo kapan loenpia mo bwt pelatihan menulis artikel yang layak,bhsnya enak, biar temen2 yg baru latihan ngeblog*ky aq* bisa jadi kontributor loenpia.net

  3. dendi says:

    eh iya.. mungkin sudah saatnya mengadakan pelatihan untuk kita sendiri ya?
    belum pernah kan?
    hayo…. siapa yang mau jadi tuan rumaah?

  4. huda says:

    Hmm.. tulisan yg sangat bagus, Pak Gora, mari kita lebih tunjukkan lagi eksistensi kita kepada masyarakat Semarang. Mungkin bisa juga minta tolong sama mas2 di media. Misal space buat ngisi rubrik tentang blog dan ditulis powered by Loenpia[dot]net, atau minta space buat artikel2 dari Loenpia.

    Bahkan mungkin minta pengesahan / pengakuan dari pemerintah setempat :), minimal dari Pak Walikota, kalau Loenpia itu komunitasnya wong2 Semarang di dunia Maya. Kita bisa berkontribusi juga ke pemkot, misal mengkampanyekan pariwisata Semarang, atau sebagainya

  5. flyingcow says:

    wah, citizen journalism, jadi inget konsep pembaharuannya republika kemarin….jadi namanya itu citizen journalism, baru ngerti. 😀

  6. Yana says:

    Ulasan ini boleh jg.
    Kebetulan kantorku mau bkin diskusi ttg bagaimana media memanfaatkan citizen journalism

    Makasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *